
Dimulai mendefinisikan
Desain, desain
diambil dari kata-kata “designo” (Itali) yang artinya gambar. Sedangkan dalam
bahasa Inggris desain diambil dari bahasa Latin (designare) yang artinya
yaitu merencanakan atau merancang. Di dunia seni rupa istilah desain
dipadukan dengan reka bentuk, juga reka rupa, dan rancangan atau sketsa ide.
Desain juga biasa diterjemahkan sebagai seni terapan, arsitektur, dan
berbagai pencapaian kreatif lainnya. Di dalam sebuah kalimat, kata “desain” dapat digunakan baik sebagai kata benda maupun kata kerja. Sebagai kata
kerja, “desain” mempunyai arti “proses untuk membuat dan menciptakan
obyek baru”. Sebagai kata benda, “desain” juga digunakan untuk menyebut hasil
akhir dari sebuah proses kreatif, baik itu berwujud rencana,
proposal, atau pun berbentuk obyek nyata.
Kini desain juga dapat diterapkan di dalam komputer dimana juga
bisa berfungsi sebagai ekspresi seni yang pada dasarnya desain adalah
penciptaan proyek baru. Dengan menggunakan alat bantu yang menggunakan software
dalam suatu perangkat komputer menciptakan seni ini dapat disebut
Desain Pemodelan Grafik.
Jadi desain pemodelan grafik memiliki definisi sebagai proses
penciptaan suatu obyek baru dengan menggunakan software dan melalui
beberapa tahapan-tahapan yaitu membuat, menyimpan dan manipulasi model dan
citra.
Perkembangan komputer grafis memiliki dampak yang besar pada banyak
jenis media dan telah merevolusi industri pada bidang animasi dan video
game. Istilah komputer grafis telah banyak di gunakan dalam arti luas untuk
menggambarkan “segala sesuatu pada komputer yang bukan berupa teks atau
suara”. Biasanya istilah komputer grafik banyak digunakan dalam beberapa
hal:
- Representasi & manipulasi data citra oleh komputer
- berbagai teknologi yang digunakan untuk membuat & memanipulasi gambar
- pada gambar yang dihasilkan
- sub-bidang ilmu komputer yang mempelajari metode untuk mensintesis digital &memanipulasi konten visual
Berikut adalah kegiatan yang berkaitan dengan grafik komputer:
- Pemodelan geometris : menciptakan model matematika dari objek-objek 2D dan 3D.
- Rendering : memproduksi citra yang lebih solid dari model yang telah dibentuk.
- Animasi : Menetapkan/menampilkan kembali tingkah laku/behaviour objek bergantung waktu.
1. Motion Capture/Model 2D
Merupakan langkah awal untuk menentukan bentuk model obyek yang akan
dibangun dalam bentuk 3D. Penekanannya adalah obyek berupa gambar wajah
yang sudah dibentuk intensitas warna tiap pixelnya dengan metode Image
Adjustment Brightness/Contrast, Image Color Balance, Layer Multiply, dan
tampilan Convert Mode RGB dan format JPEG. Dalam tahap ini digunakan
aplikasi grafis seperti Adobe Photoshop atau sejenisnya. Dalam tahap ini
proses penentuan obyek 2D memiliki pengertian bahwa obyek 2D yang akan
dibentuk merupakan dasar pemodelan 3D.
Keseluruhan obyek 2D dapat dimasukkan dengan jumlah lebih dari satu,
model yang akan dibentuk sesuai dengan kebutuhan. Tahap rekayasa hasil
obyek 2D dapat dilakukan dengan aplikasi program grafis seperti Adobe
Photoshop dan lain sebagainya, pada tahap pemodelan 3D, pemodelan yang
dimaksud dilakukan secara manual. Dengan basis obyek 2D yang sudah
ditentukan sebagai acuan. Pemodelan obyek 3D memiliki corak yang berbeda
dalam pengolahannya, corak tersebut penekanannya terletak pada bentuk
permukaan obyek.
2. Dasar Metode Modeling 3D
Terdiri dari beberapa metode yang digunakan untuk pemodelan 3D. Ada jenis
metode pemodelan obyek yang disesuaikan dengan kebutuhannya seperti
dengan nurbs dan polygon ataupun subdivision. Modeling polygon merupakan
bentuk segitiga dan segiempat yang menentukan area dari permukaan
sebuah karakter. Setiap polygon menentukan sebuah bidang datar dengan
meletakkan sebuah jajaran polygon sehingga kita bisa menciptakan
bentuk-bentuk permukaan. Untuk mendapatkan permukaan yang halus,
dibutuhkan banyak bidang polygon. Bila hanya menggunakan sedikit
polygon, maka object yang didapat akan terbagi sejumlah pecahan polygon.
Sedangkan Modeling dengan NURBS (Non-Uniform Rational Bezier Spline)
merupakan metode paling populer untuk membangun sebuah model organik.
Kurva pada Nurbs dapat dibentuk dengan hanya tiga titik saja.
Dibandingkan dengan kurva polygon yang membutuhkan banyak titik
(verteks) metode ini lebih memudahkan untuk dikontrol. Satu titik CV
(Control verteks) dapat mengendalikan satu area untuk proses tekstur.
3. Proses Rendering
Dan Tahap-tahap di atas merupakan urutan yang standar dalam membentuk
sebuah obyek untuk pemodelan, dalam hal ini texturing sebenarnya bisa
dikerjakan overlap dengan modeling, tergantung dari tingkat kebutuhan.
Rendering adalah proses akhir dari keseluruhan proses pemodelan ataupun
animasi komputer. Dalam rendering, semua data-data yang sudah dimasukkan
dalam proses modeling, animasi, texturing, pencahayaan dengan parameter
tertentu akan diterjemahkan dalam sebuah bentuk output. Dalam standard
PAL system, resolusi sebuah render adalah 720 x 576 pixels. Bagian
rendering yang sering digunakan:
- Field Rendering. Field rendering sering digunakan
untuk mengurangi strobing effect yang disebabkan gerakan cepat dari
sebuah obyek dalam rendering video.
- Shader. Shader adalah sebuah tambahan yang
digunakan dalam 3D software tertentu dalam proses special rendering.
Biasanya shader diperlukan untuk memenuhi kebutuhan special effect
tertentu seperti lighting effects, atmosphere, fog dan sebagainya.
d. Texturing
Proses texturing ini bertujuan untuk menentukan karakterisik sebuah materi
obyek dari segi tekstur. Untuk materi sebuah object bisa digunakan
aplikasi properti tertentu seperti reflectivity, transparency, dan
refraction. Texture kemudian bisa digunakan untuk meng-create berbagai
variasi warna pattern, tingkat kehalusan/kekasaran sebuah lapisan object
secara lebih detail.
Program Pengolah Grafis
Oleh karena desain grafis dibagi menjadi beberapa kategori maka
sarana untuk mengolah pun berbeda-beda, bergantung pada kebutuhan dan
tujuan pembuatan karya.
- Aplikasi Pengolah Vektor/Garis
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat digunakan untuk membuat
gambar dalam bentuk vektor/garis sehingga sering disebut sebagai
Illustrator Program. Seluruh objek yang dihasilkan berupa kombinasi
beberapa garis, baik berupa garis lurus maupun lengkung. Aplikasi yang
termasuk dalam kelompok ini adalah:
- Adobe Illustrator
- Beneba Canvas
- CorelDraw
- Macromedia Freehand
- Metacreations Expression
- Micrografx Designer
- Aplikasi Pengolah Pixel/Gambar
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk
mengolah gambar/manipulasi foto (photo retouching). Semu objek yang
diolah dalam progam-program tersebut dianggap sebagai kombinasi beberapa
titik/pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu, misalnya, foto.
Gambar dalam foto terbentuk dari beberapa kumpulan pixel yang memiliki
kerapatan dan warna tertentu. Meskipun begitu, program yang termasuk
dalam kelompok ini dapat juga mengolah teks dan garis, akan tetapi
dianggapa sebagai kumpulan pixel. Objek yang diimpor dari program
pengolah vektor/garis, setelah diolah dengan program pengolah
pixel/titik secara otomatis akan dikonversikan menjadi bentuk
pixel/titik.
Yang termasuk dalam aplikasi ini adalah:
- Adobe Photoshop
- Corel Photo Paint
- Macromedia Xres
- Metacreations Painter
- Metacreations Live Picture
- Micrografx Picture Publisher
- Microsoft Photo Editor
- QFX
- Wright Image